Dukungan Orang Tua Terhadap Pendidikan Transisi Pasca Sekolah Anak Gangguan Spektrum Autisme SLB Autisma YPPA Padang
Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan dukungan orang tua terhadap pendidikan transisi pasca sekolah bagi anak Gangguan Spektrum Autisme di SLB Autisma YPPA Padang. Metode deskriptif digunakan dalam menggambarkan secara sistematis terhadap fakta dan subjek yang diteliti secara tepat. Subjek penelitian adalah orang tua anak Gangguan Spektrum Autisme di SLB Autisma YPPA Padang. Teknik pengumpulan data penelitian berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan masing-masing orang tua yang memiliki anak GSA memberikan dukungan terhadap pendidikan transisi pasca sekolah melalui program-program yang dilaksanakan disekokah. Diantaranya, dukungan emosional orang tua berupa empati, perhatian dan kasih sayang terhadap anak. Dukungan instrumental berupa fasilitas, sarana dan prasarana yang dibutuhkan anak. Dukungan otonom dengan memberikan arahan, nasehat serta solusi, serta penghargaan terhadap anak.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
[2] Mumpuniarti, T. Suharmini, and N. Praptiningrumm, “Efektivitas program pasca-sekolah bagi kemandirian penyandang disabilitas intelektual,” Jurnal P3LB, vol. 1, no. 2. pp. 97–104, 2014, [Online]. Available: http://journal2.um.ac.id/index. php/jppplb/article/view/4308.
[3] I. Program Bagi, T., Autis, S., Smp, D. I., Sidoarjo, N., Intan, D., & Sari, P. (2016). No Title. 1–10.
[4] Rahmahtrisilvia, R. (2010). Strategi Pembelajaran Untuk Mengatasi Perilaku. Tantrum Pada Anak Autistik. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 10(2), 1-10.
[5] R. G. Romanczyk, R. N. S. Cavalari, J. M. Gillis, and E. H. Callahan, “Autism spectrum disorder,” Curated Ref. Collect. Neurosci. Biobehav. Psychol., pp. 243–250, 2016, doi: 10.1016/B978-0-12-809324-5.06337-9.
[6] ilker ÜNAL, “HUBUNGAN ANTARA DUKUNGAN ORANG TUA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA DI SD NEGERI BUMI I LAWEYAN SURAKARTA”, vol. 66, no. 3, pp. 37–39, 2012.
[7] A. Periera, N. A. Mashabi, and M. Muhariati, “Pengaruh Dukungan Orangtua terhadap Minat Anak dalam berwirausaha (Pada Siswa SMK Strada Koja, Jakarta Utara),” JKKP (Jurnal Kesejaht. Kel. dan Pendidikan), vol. 4, no. 02, pp. 70–76, 2017, doi: 10.21009/jkkp.042.04.
[8] K. H. Dewantara and S. E-mail, “Deskripsi Kualitatif Sebagai Satu Metode Dalam Penelitian Pertunjukan,” Harmon. J. Arts Res. Educ., vol. 11, no. 2, pp. 173–179, 2011, doi: 10.15294/harmonia.v11i2.2210.
[9] Darmono, A. (2015). Peran Orang Tua Dalam Pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus. Al-Mabsut: Jurnal Studi Islam dan Sosial, 9(1), 141-161
[10] Weeks, “Metodologi Penelitian,” Dk, vol. 53, no. 9, pp. 1689–1699, 2015.
[11] W. Rahimi, S. Bahri, and Fajriani, “Dukungan Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak Tunanetra di Sekolah Dasar Luar Biasa Kota Banda Aceh,” J. Ilm. Mhs. Bimbing. dan Konseling, vol. 4, no. 2, pp. 114–120, 2019.
[12] Thaibah, H., Mangkurat, U. L., Badali, J. F., Mangkurat, U. L., Mangkurat, U. L.,Nisa, K. N., & Mangkurat, U. L. (2020). Dukungan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus. November, 0–20.
[13] Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
[14] Moleong, L. J. (2012). Metodologi penelitian kualitatif, Bandung. Pariwisata Pedesaan Sebagai Alternatif Pembangunan Berkelanjutan (Laporan Penelitian Hibah Bersaing Perguruan Tinggi) Yogyakarta.
[15] Arikunto, S. (2013). Manajemen Penelitian edisi duabelas. Jakarta: Rineka Cipta.