Efektivitas Token Economy Dalam Meningkatkan Ketahanan Duduk Pada Anak ADHD

Main Article Content

Elgo Syukria
Rahmahtrisilvia Rahmahtrisilvia

Abstract

Siswa yang dikategorikan Attention deficit hyperaktivity disorder (ADHD) memiliki masalah ketahanan duduk dalam proses pembelajaran yang ditunjukan dengan serinya meninggalkan kursi tempat duduknya. Pada penelitian ini, dilakukan modifikasi perilaku menggunakan metode token economy dalam meningkatkan ketahanan duduk anak dengan kategori ADHD. Jenis penelitian menggunakan Single Subject Research dengan subjek anak ADHD dengan gejala hyperaktive. Penelitian ini menerapkan desain A1-B-A2 untuk mengetahui durasi ketahanan duduk anak sebelum diberi intervensi, saat diberi, dan setelah diberi intervensi menggunakan token economy dalam waktu 30 menit proses pembelajaran. Dari penelitian menggunakan desain A1-B-A2, didapatkan (A1) sebanyak empat kali diperoleh skor 0%, (B) sebanyak enam kali diperoleh skor 66,66%, dan  (A2) sebanyak lima kali dan diperoleh skor 60%. Dengan demikian, konsep A1-B-A2 menggunakan token economy efektif  dalam meningkatkan ketahanan duduk anak ADHD kelas I di MI No. 41/E3 SEMERAP.

Article Details

How to Cite
Syukria, E., & Rahmahtrisilvia, R. (2022). Efektivitas Token Economy Dalam Meningkatkan Ketahanan Duduk Pada Anak ADHD. MSI Transaction on Education, 3(1), 29-36. https://doi.org/10.46574/mted.v3i1.75

References

[1] Boot, N., Nevicka, B., & Baas, M. (2017). Subclinical symptoms of attention-deficit/hyperactivity disorder (ADHD) are associated with specific creative processes. Personality and Individual Differences, 114, 73–81. https://doi.org/10.1016/j.paid.2017.03.050
[2] Citra Dirna, F. (2012). Meningkatkan Ketahanan Duduk Siswa Hiperaktif Melalui Media Mozaik. Jurnal Ilmiah Pendidikan Khusus, 1(September), 320–331.
[3] Tarmansyah. (2010). Terapi Okupasional. Jakarta : Direktorat Pendidikan Luar Biasa
[4] Hasanah, H. W., Fatmawati, & Marlina. (2018). Peningkatan Ketahanan Duduk dan Pengurangan Perilaku Meninggalkan Tempat Duduk melalui Teknik Time Out pada Anak Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 2(1), 26–31.
[5] Widiasari, Y., & Pujiati, D. (2016). MODIFIKASI PERILAKU PADA ANAK USIA DINI (Studi Kasus Implementasi Teknik Modeling dan Toke ekonomi dalam proses perubahan tingkah laku pada anak usia dini). Psycho Idea, (1), 1–11.
[6] Fahrudin, A., & Jakarta, U. M. (2019). TEKNIK EKONOMI TOKEN DALAM PENGUBAHAN PERILAKU KLIEN ( Token ( Token Economy Technique in the Modification of Client Behavior ) Adi Fahrudin , PhD i. (July), 0–6.
[7] Marlina & Grahita. (2019). Strategi Penanganan Anak ADHD. Jakarta: Prenadamedia Group.
[8] Rashid Sayyad Reader, M., Author, C., & Rashid Sayyad, M. (2016). Conceptual Study of Ayurvedic Management of A.D.H.D. (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) in Children: A Review. International Journal of Health Sciences & Research (Www.ijhsr.org) International Journal of Health Sciences and Research, 2546(11), 254–257. Retrieved from http://www.ejmanager.com/mnstemps/107/107-1478595896.pdf
[9] Arikunto, S. 2010. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rieneka Cipta.
[10] Sunanto, J. (2005). Pengantar Penelitian dengan Subjek Tunggal. Bandung: UPI Press.