Studi Kelayakan Pengaman Input-Output Trafo Distribusi Fuse Cut Out (FCO) dan NH Fuse di Area Payakumbuh

Main Article Content

Irgi A Fahrezi
Liliana Liliana

Abstract

Pada penyalurkan energi listrik, gardu distribusi merupakan salah satu komponen utama. Pengaman yang tidak sesuai standar banyak ditemukan pada gardu distribusi, contoh nya penggunaan pengaman keluaran trafo step-down NH-Fuse melebihi batas standar yang ditentukan dan penggunaan FCO yang tidak sesuai dengan standar. Tujuan dari penulisan penelitian ini adalah mengetahui standar penggunaan pengaman Fuse Cut Out (FCO) dan NH Fuse pada PHB-TR dari sebuah gardu distribusi. Metode yang di gunakan adalah dengan melakukan perhitungan rating Fuse Cut Out (FCO) dan NH Fuse kemudian dibandingkan dengan data yang telah diperoleh lalu di analisis. Berdasarkan hasil perhitungan dan analisa ukuran Fuse Link pada trafo 25 KVA adalah 2A, pada trafo 50 KVA adalah 2A, pada trafo 100 KVA adalah 4A, dan pada trafo 160 KVA adalah 6A. Kemudian berdasarkan hasil perhitungan dan analisa ukuran NH Fuse pada trafo 25 KVA dengan 2 jurusan adalah 20A, pada trafo 50 KVA dengan 2 jurusan adalah 40A, pada trafo 100 KVA dengan 2 jurusan adalah 80A, pada trafo 160 KVA dengan 1 jurusan adalah 250A, dan pada trafo 160 KVA dengan 2 jurusan adalah 125A.

Article Details

How to Cite
A Fahrezi, I., & Liliana, L. (2021). Studi Kelayakan Pengaman Input-Output Trafo Distribusi Fuse Cut Out (FCO) dan NH Fuse di Area Payakumbuh. MSI Transaction on Education, 2(4), 159-168. https://doi.org/10.46574/mted.v2i4.66

References

[1] F. NOVIANTI, “Analisa Gangguan Gardu Distribusi GT.PUN 03 Perumahan Griya Panakukang Indal Jalan Herstasning Barat,” J. Teknol. Elekterika, vol. 16, no. 2, p. 73, 2019, doi: 10.31963/elekterika.v16i2.1557.
[2] N. Pasra and N. G. Pahiyanti, “Gangguan Pada Gardu Distribusi Tipe Portal,” Jurnal Energi dan Kelistrikan, vol. 8, no. 1. p. 46, 2016.
[3] H. Nugroho and I. Setiono, “Koordinasi Recloser Dengan FCO ( Fuse Cut Out ) Sebagai Pengaman Terhadap Gangguan Arus Lebih Pada Penyulang Dengan 1 Fasa Di Gardu Induk Sanggrahan Magelang,” Univ. Diponegoro, pp. 215–218, 2015.
[4] Cekmas Cekdin, “Sistem Tenaga Listrik,” ELTEK, Vol 11 Nomor 01, pp. 1–293, 2013.
[5] S. Sudirham, Analisis Sistem Tenaga. 2012.
[6] IDX Coop Kemenkop, “Profil Perusahaan SAKTI,” 2018,[Online].Available: http://idxcoop.kemenkopukm.go.id/profil-perusahaan-sakti/.
[7] I. W. S. Nindiyubudoyo, Proteksi Sistem Distribusi Tenaga Listrik. 2012.
[8] M. pd. Drs.F.J.Tasiam, Proteksi Sistem Tenaga Listrik. 2012.
[9] Y. Yusmartato, R. Nasution, and Armansyah, “Pemilihan Fuse Cut Out Untuk Pengaman Transformator Distribusi 400 KVA,” JET (Journal Electr. …, vol. 4,
no. 2, pp. 73–79, 2019, [Online]. Available:https://jurnal.uisu.ac.id/index.php/jet/article/view/1619.
[10] A. L. Belakang, “BAB I PENDAHULUAN D . Tujuan Pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan Industri.” pp. 1–44.