Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas

Main Article Content

Meri Azmi
Yance Sonatha
Ilfiza Mutia Rahmi

Abstract

Layanan bimbingan dan konseling di sekolah berperan penting dalam membantu siswa mengatasi berbagai permasalahan pribadi, sosial, dan akademik. Namun, sebagian siswa masih enggan berkonsultasi secara langsung kepada guru bimbingan dan konseling karena rasa malu atau kurang percaya diri. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Certainty Factor pada sistem pakar bimbingan dan konseling berbasis web untuk membantu mengidentifikasi permasalahan siswa serta memberikan rekomendasi penanganan berdasarkan tingkat kepastian. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel, bahasa pemrograman PHP, dan basis data MySQL, dengan basis pengetahuan yang diperoleh dari guru bimbingan dan konseling sebagai pakar. Metode Certainty Factor digunakan untuk menghitung tingkat keyakinan terhadap setiap diagnosis berdasarkan gejala yang dipilih siswa. Hasil implementasi menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan diagnosis awal beserta nilai kepastian dan rekomendasi solusi secara cepat, objektif, dan mudah diakses. Sistem ini diharapkan dapat mendukung efektivitas layanan bimbingan dan konseling serta membantu guru BK dalam proses identifikasi dan penanganan permasalahan siswa.


Guidance and counseling services in schools play an important role in helping students overcome personal, social, and academic problems. However, many students are still reluctant to consult directly with school counselors due to feelings of embarrassment or lack of self-confidence. This study aims to implement the Certainty Factor method in a web-based expert system for guidance and counseling to assist in identifying students' problems and providing recommendations based on the degree of certainty. The system was developed using the Laravel framework, PHP programming language, and MySQL database, with the knowledge base acquired from school counselors as domain experts. The Certainty Factor method was employed to calculate the confidence level of each diagnosis based on the symptoms selected by students. The implementation results indicate that the system can provide an initial diagnosis, certainty values, and solution recommendations quickly, objectively, and conveniently. The proposed system is expected to improve the effectiveness of guidance and counseling services and assist school counselors in identifying and addressing students' problems.

Article Details

How to Cite
Azmi, M., Sonatha, Y., & Ilfiza Mutia Rahmi. (2025). Penerapan Metode Certainty Factor pada Sistem Pakar Bimbingan dan Konseling Berbasis Web di SMAN 1 X Koto Diatas. MSI Transaction on Education, 6(4), 201-210. https://doi.org/10.46574/mted.v6i4.190

References

[1] I. M. Aditia, P. A. Adhari, D. Rostika, and R. Sudarmansyah, “Pentingnya Pendidikan Kesehatan Mental di Lingkungan Sekolah Dasar: Perspektif Guru dan Peserta Didik,” Indonesian Journal of Education and Development Research, vol. 2, no. 2, pp. 705–711, Jul. 2024, doi: 10.57235/ijedr.v2i2.1979.
[2] D. A. S. M.Pd, Bimbingan dan Konseling di Sekolah: Konsep, Teori, dan Aplikasinya. Kencana, 2018.
[3] Y. SYUKUR, NEVIYARNI, and T. N. ZAHRI, BIMBINGAN DAN KONSELING DI SEKOLAH. IRDH Book Publisher, 2019.
[4] “Expert Systems: Principles & Programming 4th | PDF | Expert | Information Technology.” Accessed: Jun. 29, 2026. [Online]. Available: https://www.scribd.com/document/358710105/Expert-Systems-Principles-and-Programming-4th-PDF
[5] A. A. M.Kom, Pemrograman Sistem Pakar. Media Pressindo, 2016.
[6] R. A. Erwanto, R. Helilintar, and M. A. D. Widyadara, “Sistem Pakar Identifikasi Minat Bakat Anak Menggunakan Metode Certainty Factor,” Prosiding SEMNAS INOTEK (Seminar Nasional Inovasi Teknologi), vol. 8, no. 2, pp. 936–943, Jul. 2024, doi: 10.29407/inotek.v8i2.5023.
[7] “Sistem Pakar Mendiagnosa Penyakit Kolesterol Pada Remaja Menggunakan Metode Certainty Factor | Jurnal Sistem Informasi Triguna Dharma (JURSI TGD).” Accessed: Jun. 29, 2026. [Online]. Available: https://ojs.trigunadharma.ac.id/index.php/jsi/article/view/5686
[8] N. N. Santoso, Y. Maulita, and H. Khair, “Sistem Pakar Diagnosa Tingkat Depresi Mahasiswa Tingkat Akhir Dengan Menggunakan Metode Certainty Factor,” vol. 1, no. 5, 2022.
[9] “GUIDANCE IN USING THE FIGMA APPLICATION AS A UI/UX DESIGN TOOL TO IMPROVE DIGITAL LITERACY OF STUDENTS OF SMK NEGERI TUGUMULYO | Jurnal Pengabdian Masyarakat Sabangka.” Accessed: Jun. 27, 2026. [Online]. Available: https://azramedia-indonesia.azramediaindonesia.com/index.php/sabangkaabdimas/article/view/1766
[10] Anhar, PHP & MySql Secara Otodidak. MediaKita.
[11] E. Triandini and I. G. Suardika, Step by Step Desain Proyek Menggunakan UML. Penerbit Andi.
[12] F. Fakrurrozi, Fauziah, and A. Andrianingsih, “Sistem Pakar Bimbingan Konseling Menerapkan Pola 17 Plus dengan Metode Forward Chaining dan Certainty Factor Berbasis Web,” Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi), vol. 6, no. 2, pp. 185–192, 2022, doi: 10.35870/jtik.v6i2.405
[13] R. A. Sembiring, R. Ginting, R. M. Afifa, F. Riandari, and Afrisawati, “Sistem Pakar Berbasis Web Dalam Penentuan Pemilihan Jurusan Vokasi Menggunakan Metode Certainty Factor,” Information System for Educators and Professionals: Journal of Information System, vol. 10, no. 2, pp. 215–224, 2025, doi: 10.51211/isbi.v10i2.3806.
[14] E. Hardiansyah, Hasrul, N. S. P. Yamin, Nurmin, N. Hasanah, A. A. Dedikasari, and Risna, “Sistem Pakar untuk Identifikasi Masalah pada Siswa SMK Yadika Palu dengan Menggunakan Metode Certainty Factor,” Decode: Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi, vol. 6, no. 1, pp. 64–78, 2026, doi: 10.51454/decode.v6i1.1600.
[15] I. Rahmayuni, Y. Sonatha, T. J. Haura, and F. Rozi, “An Expert System for Early Detection of Mental Health Conditions Using Certainty Factor and DASS-42,” Jurnal Testing dan Implementasi Sistem Informasi, vol. 4, no. 1, pp. 20–31, 2026, doi: 10.55583/jtisi.v4i1.2214.